Jenis-Jenis Kucing Hutan yang Eksotis

Kucing merupakan salah satu jenis hewan yang biasa dipelihara oleh manusia hampir di seluruh dunia. Meskipun demikian ada juga kucing-kucing liar yang tinggal di hutan dan tidak bisa dipelihara. Ada berbagi jenis kucing hutan yang tersebar di seluruh dunia, namun seiring berjalannya waktu ada beberapa kucing hutan yang jumlahnya semakin sedikit dan hampir punah karena tingginya angka perburuan dan hilangnya habitat. Tentunya hal ini sangat memprihatinkan, karena hewan dengan bulu eksotis ini harus kehilangan tempat tinggalnya. Berikut ini adalah jenis-jenis kucing hutan yang selalu menjadi perbincangan banyak orang karena memiliki bulu yang eksotis yang wajib kamu tahu.


1. Bengal
Kucing Bengal merupakan kucing hasil perkawinan silang ketiga yang terjadi antara American shorthair dengan asian leopard. Kucing ini masuk ke dalam kategori kucing hutan di California, Amerika Serikat. Kucing hutan yang satu ini sering dipelihara oleh banyak orang karena sudah banyak juga orang yang mengembangbiakannya. Sifat yang dimiliki oleh kucing Bengal ini sangat aktif, cerdas, pemberani, dan menyukai air. Dalam proses perawatannya kamu harus selalu memperhatikan kukunya karena kuku kucing Bengal sangatlah tajam. Selain itu untuk perawatan bulunya sendiri kamu hanya perlu menyisirnya dengan menggunakan sikat yang halus setiap harinya.

2. Macan Dahan Benua
Kucing dahan benua merupakan salah satu jenis kucing hutan yang tersebar di negara Asia Tenggara, kemudian di daerah pegunungan Tiongkok, Indocina, India, dan juga semenanjung Melayu. Namun sayang kucing hutan ini sudah punah dan tidak bisa ditemukan lagi di alam bebas. Di Indonesia sendiri kucing hutan yang satu ini pernah di temukan di hutan Kalimantan dan Sumatera. Kemudian pada tahun 2006 kucing dahan benua yang ditemukan tersebut dianggap tidak satu spesies dengan macan dahan benua yang sebelumnya. Macan dahan sendiri merupakan kucing yang aktif di malam hari dan akan menghabiskan waktu yang dimilikinya di atas pohon. Kucing ini memiliki gerakan yang lincah karena ia mampu melompat dari satu pohon ke pohon yang lainnya.

3. Kucing Batu
Kucing Batu merupakan salah satu jenis kucing hutan yang saat ini sudah masuk ke dalam kategori hewan yang hampir punah menurut IUCN (Uni Internasional untuk Konversi Alam). Jumlah dari Kucing Batu inipun semakin lama semakin berkurang saja. Total yang diketahui dari populasi kucing dengan bulu seperti macan tutul ini kurang dari 10.000 kucing dewasa. Kucing baru adalah kucing yang sangat menyukai berburu hewan-hewan kecil seperti burung, tikus, tupai, dan juga reptil kecil lainnya. Kucing ini juga sangat aktif di malam hari atau masuk kedalam kategori hewan nockturnal.

4. Kucing Hutan Jawa
Sama seperti namanya, Kucing Hutan Jawa merupakan salah satu jenis kucing hutan yang memiliki habitat di sekitar pulau jawa. Meski dijuluki sebagai kucing hutan, ternyata kucing yang satu ini tak hanya hidup di hutan saja. Hal tersebut dikarenakan kucing ini terkadang bisa kamu jumpai di lahan perkebunan masyarakat. Di Indonesia sendiri, Kucing Hutan Jawa masuk ke dalam kategori satwa yang dilindungi oleh negara. Sifat yang dimiliki oleh Kucing Hutan Jawa sendiri sangat liar dan juga ganas, sehingga sulit untuk dipelihara. Banyak orang yang mencoba memeliharanya tapi kebanyakan dari mereka merasa takut karena hewan ini sedikit berbahaya ketika dijadikan sebagai hewan peliharaan. Saat ini Kucing Hutan Jawa sudah tidak bisa dipelihara karena sudah diatur oleh undang-undang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *